Dorong Sektor Pertanian, Pemdes Manunggal Jaya Beri Bantuan Saprodi

img

Kepala Desa Manunggal Jaya Sukemi (foto: sitimewa)


POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pemerintah desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang terus mendorong sektor pertanian, agar dapat meningkatkan produktivitasnya.

 

Kepala Desa Manunggal Jaya Sukemi mengatakan, dorongan itu direalisasikan dalam bentuk sejumlah bantuan yang diberikan kepada para petani. Adapun bantuan yang diberikan berupa sarana dan produksi (saprodi) pertanian.

 

"Kita memberikan bantuan berupa saprodi pertanian melalui OPD terkait, dalam meningkatkan produktivitas pertanian di desa ini," kata Sukemi pada Poskotakaltimnews, Senin (27/5/2024).

 

Sementara potensi luasan lahan pertanian di Desa Manunggal Jaya sekitar 280 hektare, namun lahan itu sebagian masih ada yang belum digarap. Hal ini pastinya merupakan peluang usaha khususnya pada bidang ketahanan pangan.

 

"Potensi itu harus dikelola dengan baik khususnya pada ketahanan pangan kita, karena untuk menghadapi permintaan atau kebutuhan IKN mendatang," ucapnya.

 

Ia mengaku sebagian besar warganya bekerja sebagai petani padi sawah, namun hal ini harus seimbang yang juga pertanian dalam arti luas.

 

"Harus seimbang pertanian kita disini, tak hanya padi sawah saja tapi peternakan, perkebunan dan lainnya," sebutnya.

 

Pihaknya komitmen selalu berkoordinasi dengan pihak terkait baik itu Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Perkebunan dan lainnya.

 

"Kami berharap bisa terus sinergi untuk mendukung sektor pertanian dalam arti luas di Desa Manunggal Jaya," ungkapnya.

 

Sementara itu Pemkab Kukar memiliki program program pertanian berbasis kawasan yang terintegrasi. Ada 5 kawasan yang telah ditetapkan menjadi pertanian terintegrasi yaitu Kecamatan Tenggarong-Loa Kuku, Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong Seberang I, Tenggarong Seberang II dan Anggana.

 

Dalam hal ini, Pemerintah daerah sangat mendukung sektor pertanian dan ingin mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim. Apalagi Kukar bagian dari Ibu Kota Nusantara (IKN), maka dari itu sektor pertanian menjadi perhatian khusus pemerintah.

 

"Kami selalu memperhatikan apa yang menjadi keperluan para petani, baik itu bantuan maupun pendampingan. Hal itu dilakukan secara merata di seluruh Kecamatan se Kukar," ujar Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik.

 

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar memiliki tim penyuluh, yang siap mendampingi maupun menyampaikan aspirasi petani itu senidiri. (adv/riz)